bulan sudah berganti dan bayangan wajah itu tetap saja belum pudar. senyum manisnya itu masih melekat erat dalam ingatanku.
sebenarnya awalnya aku tidak ingin mempertahankan perasaan ini. pada awalnya aku ingin melupakan perasaan ini.
kenapa? kalau ditanya kenapa tentu saja jawabannya hanya satu. saat itu aku masih terikat dengan seseorang yang pada saat itu kuyakini bahwa aku mencintainya. tetapi lama kelamaan perasaan itu berkembang. membesar. membengkak. hingga aku menyadari bahwa rasa yang pada awalnya ingin aku tinggalkan itu malah tumbuh menjadi kuat. semakin kuat. dan bertambah kuat. hingga aku menyadari bahwa seharusnya aku mempertahankan perasaan itu. perasaan terhadapnya.
dan sekarang disaat aku sendiri. aku mencoba untuk melakukan yang seharusnya aku lakukan sejak beberapa bulan yang lalu. mempertahankan perasaan itu. dan berharap perasaan itu akan terbalaskan.
bodoh memang. mempertahankan perasaan yang bahkan belum tentu terbalaskan. abu-abu. tapi apa boleh buat? aku terlanjur mencintainya. menanggung perasaan yang berat dan tidak tersampaikan malah akan menyakiti tubuh sendiri, bukan?
makadari itu aku akan memperjuangkan perasaan ini. bagaimanapun caranya. yang terpenting dalam perasaan ini adalah bagaimana aku sudah mengusahakannya untuk ia dapat dipahami dan dapat dimengerti oleh orang yang memiliki sangkut paut dalam perasaan ini. jika pada akhirnya perasaan itu tetap tidak terbalaskan juga tak apa. toh aku sudah mengusahakannya. sudah bergerak untuk berusaha. setidaknya ada cerita dibalik perasaan yang tidak terbalas. setidaknya ada kisah bagaimana aku memperjuangkan perasaan itu. walaupun pada akhirnya akan berakhir menyedihkan. toh perasaan orang tidak bisa dipaksakan, kan?
tapi jika perasaan ini nantinya terbalaskan, aku akan merasa sangat bahagia. sangat sangat bahagia. dan aku akan merasa menjadi perempuan paling bahagia di dunia ini.
makadari itu aku akan memperjuangkan perasaan ini. bagaimanapun caranya. yang terpenting dalam perasaan ini adalah bagaimana aku sudah mengusahakannya untuk ia dapat dipahami dan dapat dimengerti oleh orang yang memiliki sangkut paut dalam perasaan ini. jika pada akhirnya perasaan itu tetap tidak terbalaskan juga tak apa. toh aku sudah mengusahakannya. sudah bergerak untuk berusaha. setidaknya ada cerita dibalik perasaan yang tidak terbalas. setidaknya ada kisah bagaimana aku memperjuangkan perasaan itu. walaupun pada akhirnya akan berakhir menyedihkan. toh perasaan orang tidak bisa dipaksakan, kan?
tapi jika perasaan ini nantinya terbalaskan, aku akan merasa sangat bahagia. sangat sangat bahagia. dan aku akan merasa menjadi perempuan paling bahagia di dunia ini.
tapi sekali lagi, biarkan kali ini waktu yang membimbingku untuk menelusup dinding hatinya secara perlahan agar aku dapat mendapatkan kebahagiaan. biarkan waktu yang menjadi saksi bagaimana perjalanan perasaan ini akan berujung. menanti puncak dimana perasaan ini akan mendapatkan jawabannya. entah perasaan ini akan mendapatkan kesedihan ataupun mendapatkan kebahagiaan.
tetapi jika memang perasaaan ini akan mendapatkan kesedihan itu aku akan tetap mencoba untuk bahagia. karena pilihannya adalah yang paling utama bagiku. aku akan bahagia akan hal itu. jika mempertanyakan kenapa dengan bodohnya aku bahagia diatas kesedihanku sendiri? tentu saja hanya satu jawaban yang sesuai untuk menjawab pertanyaan itu, karena aku mencintainya.