dalam ladang alang-alang
melambai-lambai membelai
menyentuh langit luas
menggerayangi hampa
cahaya bulan merambat
memantulkan sinar sang raja
nyanyian jangkrik menelusuk masuk
dalam dalam jadikan simphoni alam
ia melenguh
menatap hamparan kunang-kunang
menari-nari di bawah pantulan bulan
indah
damai
seketika terbang ke metropolitan
gedung-gedung pencakar langit mencakar-cakar hampa
hingar bingar mesin terdengar dari robot kuda
kunang-kunang menghilang
tergantikan tenggeran lampu
alunan abstrak,
campuran club malam
aroma menyesakkan dari carbon monoxida
tak ada ilalang
hanya ada lampu pinggiran
bising
sedih
semuanya berubah
surga dunia hancur tertelan bangunan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar