Rabu, 04 April 2012

apa yang kurasakan?

tersenyum dengan sayatan panjang di ulu hati
ditemani airmata yang mengalir di sudut mata
menangkap dua siluet manusia yang bercengkrama

melalui ujung mata yang terkabur mutiara
dalam hati tepiskan keraguan,
apa yang kurasakan?
kucoba tersenyum menatap pelangi indah yang melengkung di senyummu
kucoba bahagia dalam bahagiamu
apa yang kurasakan?
kulihat mata itu...
memancarkan sinar ketika menatap senyuman darinya
kulihat tawa itu...
lepas tanpa paksaan yang menaunginya
kulihat mata itu...
melengkung mewarnai derai tawanya
apa yang kurasakan?
hati ini memanas ketika kau mengusap mahkota alami yang menghiasi indah wajahnya
hati ini terbakar ketika kau genggam jemari mungil miliknya
apa yang kurasakan?
ribuan burung kertas pun tak mampu hilangkan keraguanku
ratusan tawa pun tak mampu hilangkan gundahku
apa yang kurasakan?
terpaku pada takdir yang sesungguhnya dapat ku ubah
membeku menatap rinai hujan yang hadirkan kenangan ku dan kamu
menangis dalam diam ketika ribuan bintang tak mampu kabulkan harapku
apa yang kurasakan?
menatapmu yang sedang bersamanya
dengan berbagai angan yang merasuki pikiranku
dengan berjuta harapan untuk bersamamu
apa yang kurasakan?
bersabar menantimu tanpa mengganggu sepotong kisah klasik antara kamu dan dia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar