Kamis, 05 April 2012

bambu runcing (tugas)

deru nafasmu yang berirama
dengan seribu tekad bercampur kobaran api yang membara
sebilang bambu yang kau runcingkan

untuk menerkam serdadu lawan
kau berdiri tegap dengan rahang mengeras dan pandangan mematikan
menatap tajam para penjajah yang memporak-porandakan bangsa
ribuan tetes darah mengalir bagaikan peluh diseluruh tubuhmu
puluhan luka menghias tubuhmu yang terbakar matahari
dengan letupan amarah yang bergejolak,
kau ayunkan bambu runcingmu kearah sekutu
kau letupkan segala dendammu
tak peduli jika musuh menggenggam baja
desetiap langkah yang terpatri dalam janji
untuk membela tanah air tempat kau terlahir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar